Enter your birth year. For example: "1975"
This free script provided by
JavaScript
Kit
| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Okt | ||||||
| 1 | ||||||
| 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 |
| 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 |
| 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 |
| 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 |
| 30 | 31 | |||||

DALAM sebuah hadis, Rasulullah Muhammad saw bersabda: ’’Tiada makanan yang baik bagi anak Adam kecuali yang ia dapat dari tangannya sendiri. Sungguh, Nabi Daud as makan dari hasil tangannya sendiri (wirausaha) (HR Bukhari). Dalam hadis lain, Rasulullah juga bersabda: ’’Sesungguhnya, sebaik-baik mata pencaharian adalah berdagang.’’ (HR Baihaqi).
Jika dalam hadis pertama menunjukkan pentingnya mencari penghasilan dengan usaha pribadi, maka pada hadis kedua secara terang Rasulullah menganjurkan kepada umatnya untuk berusaha dalam bentuk berdagang (baca: wirausaha).
Dewasa ini, wirausaha memang menjadi tantangan bagi mahasiswa. Mahasiswa tidak hanya dituntut kecerdasan intelektual, tapi juga kemampuan menangani permasalahan penting di masyarakat, peka sekaligus cerdas menyikapi peluang, tidak membatasi diri dalam pergaulan (membangun network seluas-luasnya), dan mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk terjun di masyarakat.
Sangat disayangkan ketika mahasiswa hanya berkutat dengan buku-buku tebal, sedangkan masyarakat sangat membutuhkan solusi cerdas untuk penyelesaian masalah ekonomi. Seyogianya mahasiswa mampu sejak dini untuk berkarya di masyarakat, bukan malah menunggu kelulusan yang akhirnya hanya dipungkasi untuk mengejar status aman, pekerjaan mapan. Dalam hal ini, wirausaha merupakan salah satu solusi yang tepat di masyarakat. Dengan melatih jiwa entrepreneurship sejak di bangku kuliah, kematangan pola pikir dan kesiapan berkarya akan terasah dengan sendirinya.
Masalah yang kemudian timbul ketika mahasiswa hendak berwirausaha adalah rasa gengsi dan malu akan statusnya yang lebih tinggi dari anggota masyarakat pada umumnya. Tidak boleh ada istilah malu ataupun gengsi dalam berwirausaha, apalagi hal tersebut timbul karena menganggap diri lebih baik statusnya di masyarakat. Menganggap diri sebagai kaum terpelajar, namun ’’membodohi’’ diri dengan membiarkan ilmu di bangku kuliah menguap sia-sia tanpa memberikan manfaat di masyarakat.
Mahasiswa adalah agen perubahan, bukan oknum yang menambah jumlah angka pengangguran hanya karena malu dan gengsi. Buang rasa malu ketika menjadi mahasiswa wirausaha, dan wajib malu ketika menjadi mahasiswa biasa yang tidak bisa apa-apa, dan bukan siapa-siapa!
Hidup adalah beribadah kepada Allah. Berwirausaha akan mendapatkan penghasilan plus pahala jika diniatkan sebagai ibadah. Ibadah yang sesuai syariat: jujur, halal, dan bermanfaat. Selalu memegang prinsip bahwa bekerja adalah untuk ibadah, bukan kekayaan
situs resmi Stie Gema Wdya Bangsa KLIK DISINI….
Ikatan Mahasiwa Dan Alumni Stie Gema Widya Bangsa Facebook (grup) KLIK DISINI….

Alasan Mahasiswa Demo
1. Kuliah nggak menarik.
2. Mau eksperimen pergantian kekuasaan baru lagi.
3. Secara sukarela mau jadi pahlawan reformasi berikutnya (mumpung TAP MPR tentang Pahlawan Reformasi Belum ditetapkan).
4. Susah milih masuk partai mana.
5. Berharap masuk CNN.
6. Lagi megang Dollar dalam jumlah besar (berharap supaya nilai Dollar naik lagi).
7. Cari jodoh.
8. Berharap makan gratisan lagi.
9. Takut cepet lulus, karena nggak ada kerjaan.
10. Kuliah Kerja Nyata untuk Jurusan Politik (kalo sampai menginap, dapat 6 SKS)
11. Udah kangen sama ABRI dan Polisi.
12. Salah masuk jurusan.
13. IBM (Intel Belagak Mahasiswa).
14. Menuntut digantinya pasal 2 UUD’45 menjadi “Kedaulatan berada ditangan Demonstran,dan dilakukan sepenuhnya di Gedung MPR “.
15. Berharap difoto wartawan dan bisa masuk TV.
16. Study Perbandingan Antara Bayonet dan Peluru Karet.
17. bisa pacaran gratis di DPR, nginep lagii… chee
video demo mahasiswa 1998 KLIK DISINI……..
STIE GWB The Power of brother
Dalam sebuah institusi apalagi institusi perguruan tinggi peran mahasiswa sangatlah berpengaruh sangat besar pada maju mundurnya sebuah perguruauan tinggi, dibeberapa perguruan tinggi yang telah Penulis amati dan pelajari ternyata Pergururuan tinggi yang maju tak lepas dari peran Mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan.
Tidak sedikit perguruan tinggi yang mengabaikan kekuatan mahasiswa dalam perguruan tingginya, sehingga yang terjadi adalah kemerosotan rasa persatuan dan kesatuan di perguruan tinggi tersebut, tapi tidak di Stie Gema widya Bangsa. beberapa acara dikhususkan untuk membangun rasa persaudaraan di tubuh Institusi yang berjuluk The Talent Bussines Institut, baru-baru ini tepatnya pada tanggal 28 febuari 2011, para mahasiswa Perwakilan dari tingkatan dan bahkan perwakilan tingkatan para Alumni Stie Gema Widya Bangsa, mengadakan pertemuan berupa outbound di Bumi Perkemahan Batu Kuda, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Di acara tersebut terlihat keakraban di seluruh mahasiswa tanpa memandang ke Senenioritasan Mahasiswa, sungguh Penulis sangat terkejut, karena di beberapa Perguruan tinggi hal tersebut masih sangatlah langka, di tengah keakraban dan keterbukaan tiap tingkatan Mahasiswa, terdapat pula rasa hormat yang sangat tinggi itu karena didikan dari Institusi yang menjunjung tinggi rasa hormat kepada setiap Mahasiswa.

Postingan ini di tulis bukan hanya Penulis sebagai Mahasiswa Stie Gema Widya Bangsa, tetapi penulis juga ingin memberikan inspirasi kepada pembaca khususnya para Mahasiswa dari Perguruan tinggi manapun, semoga apa yang penulis sajikan bermanfaat bagi pembaca terutama para mahasiswa Stie Gema widya Bangsa, generasi selanjutnya.dan perjuangan kami tidak berhenti sampai disini, semoga generasi selanjutnya bisa menerusakan perjuangan kami. agar cita-cita untuk memajukan kampus kita bisa terlaksana.
Kegiatan Mahasiswa

Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gema Widya Bangsa adalah Mahasiswa yang haus akan kebahagiaan, detik demi detik dilalui dengan rasa bosan yang terus menerus dan seperti tak mungkin berubah, kegiatan yang membosankan dan mungkin tak ada kegiatan kemahasiswaan yang menenangkan dan membuat perubahan dalam diri setiap Mahasiswa. Tapi itu dulu ketika Kampus belum berkembang seperti sekarang, asa yang kurang nyaman di Stie Gema Widya Bangsa kini menghilang bagaikan di telan bumi setelah ada perubahan kepemimpinan dan inspratuktur yang memadai, kini Fasilitas mulai di benahi diberbagai asfek dan mungkin yang paling menonjol adalah Lab komputer yang boleh dibilang lebih dari rata-rata dari standar sebuah Perguruan tinggi, itu yang membanggakan dari kami sebagai Mahasiswa STIE Gema Widya Bangsa, selain fasilitas komputer yang mutakhir sistem pembelajaran pun menggunakan teknologi yang modern dan berkualitas tinggi sehingga Mahasiswa tidak akan merasa ketinggalan teknologi dari Perguruan tinggi lainya, selain fasilitas di kampus yang memadai, anggota Mahasiswapun memiliki rasa persaudaraan yang tinggi sehingga suasana dikelas merasa nyaman dan menyenangkan karna setiap Mahasiswa di didik untuk dapat berinteraksi dengan Mahasiswa lainya tanpa memandang tingkatan yang telah di tempuh oleh Mahasiswa.
Partisipasi wisuda senior 2010
usai sudah perjuangan di kampus lewat wisuda 2010,sesi demi sesi telah terselesaikan dan seperti biasa kamipun merasa bangga atas pencapaian para senior yang telah memberikan kontribusi di kampus STIE GWB,selamat jalan dan semoga sukses,berjuanglah karna doa kami kan selalu terucap untuk kalian para senior,ini semua pencapaian yang membanggakan bagi kami dan seluruh orang yang terkait di kampus,kampus yang menyelenggarakan wisuda yang bertempat di hotel puri katulistiwa,jatinangor,sumedang jawa barat,13 november 2010 berjalan dengan baik dan hikmat.kami para penerus mahasiswa stie gema widya bangsa merasa terharu karna suatu saat itu yang akan kami alami dan rasakan.
stie/SuaraMahasiswa/gwb,bandung.
ecara umum berikut tujuan ospek:
Mahasiswa baru memahami setting sosial serta kondisi obyektif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Mahasiswa baru memahami peran dan fungsinya sebagai bagian dari suatu masyarakat.
Mahasiswa baru menyadari tanggung jawab sosialnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Mahasiswa sebagai insan akademik Mahasiswa mampu mengembangkan nalar kritis, analitis, metodologis dan paradigmatik sesuai dengan bidang ilmu yang ditekuni. Mahasiswa menjunjung tinggi moral dan etika akademik. Mahasiswa mampu melakukan transformasi keilmuan sesuai dengan disiplin ilmunya menuju ke arah rekonstruksi sosial yang berkeadilan.
Mahasiswa sebagai agent of social change Setting sosial dan kondisi obyektif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Posisi strategis mahasiswa dalam mengemban tanggung jawabsosial sekaligus peran dan fungsinya sebagai kelompok well informed.
Memahami kampus sebagai garda ilmiah atau lingkungan akademik; prosedur administrasi yang berkaitan dengan kegiatan akademik, administrasi umum dan kemahasiswaan; aturan-aturan yang berlaku di kampus; penggunaan sarana atau fasilitas penunjang pendidikan dan pemanfaatannya; Cinta dan bangga pada kampus sebagai almamaternya; Struktur lembaga dan nama-nama kampus; tata kerja dan uraian tugas masing-masing pejabat dan perangkat kampus; memahami Mekanisme birokrasi kampus; Lembaga-lembaga non struktural; dan memahami fasilitas penunjang: perpustakaan, beasiswa, Dana Penunjang Pendidikan (DPP),reward dan pelatihan-pelatihan.
Memahami Kejurusanan/Keprodian serta tugas dan fungsinya; prosedur/mekanisme yang berkaitan dengan kegiatan akademik; Current issues jurusan/prodi; Sejarah pembentukan; Visi, misi dan tujuan; Kompetensi Lulusan; Profesi Utama; Kurikulum ; Kartu Rencana Studi (KRS) dan Kartu Perubahan Rencana Studi (KPRS); Cuti dan gugur studi; Sumber daya dosen; Penasihat akademik; Jaringan kerjasama; Prosedur/mekanisme yang berkaitan dengan kegiatan akademik; Student Government Menjelaskan tentang status, tugas, wewenang, kepengurusan dan keanggotaan student government, baik yang berada di lingkup universitas ataupun fakultas.
Mengetahui lembaga-lembaga kemahasiswaan di tingkat universitas maupun fakultas dan sejarah perkembangannya; memahami status, peran, fungsi, tugas dan tanggung jawab lembaga-lembaga kemahasiswaan.
Gimana, bejibun khan yang mau dipahami dan diketahui jika menjadi mahasiswa, makanya ikut Ospek, soalnya kalau tidak ikut ospek, dimana lagi mau diketahui berbagai persoalan kampus dan tetek-bengeknya. Wokeh.. Pustaka sekolah mengucapkan selamat menjalani dan menikmati Ospek yang mengasyikkan dan berkesan

Mahasiswa Anti Politisasi
Mahasiswa adalah kekuatan sebuah negeri,saking berpengaruhnya sehingga tidak lepas dari pemanfaatan sebagian orang/pihak untuk mempolitisisasi kekuatan itu untuk kepentingan pribadi,bagaimana tidak Revolusi Indonesia pada jaman orde baru berhasil menggulingkan penguasa negeri ini yang pada waktu itu di pimpin oleh soeharto,dan masih banyak lagi peran mahasiswa Republik Indonesia,tak ayal banyak organisasi kemahasiswaandari berbagai perguruan tinggi mendapat suntikan politik untuk memperkuat sebuah partai ataupun elemen politik sejenisnya,tapi itu banyak terjadi di luar bukan di kampus kami,Stie Gema Widya Bangsa,dimana kami dididik untuk bisa bersikap netral dengan memandang dari berbagai asfek sehingga kami terhindar dari pemenfaatan sebelah pihak,semua itu tidak lepas dari tujuan kami untuk membangun Negeri yang telah menghidupi kami semenjak dari lahir.
Jika saya lihat dari hitungan hari (baca: alasan) ini, sebenarnya bukan salah sang mahasiswa bila ia tidak lulus ujian, karena belajar pun ia tidak sempat…
Tahukah anda, setahun itu hanya terdapat 365 hari yang kita tahu sebagai tahun akademik siswa… Mari kita hitung!
Hari Minggu
52 hari dalam setahun. Anda pasti tahu bahwa hari minggu itu adalah hari istirahat. Hari tersisa tinggal 313.
Hari Libur (Nasional maupun internasional)
Kurang lebih terdapat 13 hari libur dalam setahun, misalnya tahun baru, natal, dsb… Hari tersisa tinggal 300.
Libur Kuliah
Jelas semua mahasiswa akan libur dan tidak akan kuliah. Biasanya sekitar 2 bulan lebih, anggaplah sekitar 60 hari.
Hari tersisa tinggal 240.
Tidur Yang paling baik adalah 8 jam sehari untuk kesehatan, jadi 120 hari terpakai. Hari tersisa tinggal 120.
Beribadah
Paling tidak 1 sampai 2 jam perhari kita beribadah, kita alokasikan 25 hari dalam setahun. Hari tersisa tinggal 95.
Bermain
Hal yang paling baik untuk kesegaran dan kesehatan adalah bermain. Paling tidak memerlukan 1 jam sehari. Terpakai lagi 15 hari. Hari tersisa tinggal 80.
Makan
Sekurang-kurangnya selama satu hari kita habiskan 2 jam untuk makan atau minum, hilang lagi 30 hari. Hari tersisa tinggal 50
Berbicara
Jangan lupakan, bahwa manusia adalah mahluk sosial yang butuh berinteraksi dengan orang lain. Kita ambil 1 jam perhari untuk berbicara. 15 hari terpakai lagi. Hari tersisa tinggal 35.
Sakit
Kitapun bisa sakit, baik ringan maupun berat. Itupun `kalau’ sakit, paling tidak 5 hari dalam setahun sudah cukup mewakili. Hari tersisa tinggal 30.
Ujian
Ujian itu sendiri biasanya dilaksanakan selama 2 minggu per semester. Berarti, 24 hari sudah teralokasi untuk ujian. Hari tersisa tinggal 6.
Refreshing
Untuk menyegarkan pikiran, refreshing itu perlu. Nonton dan jalan-jalan paling tidak menghabiskan waktu 5 hari dalam setahun. Hari tersisa tinggal 1.
Satu hari yang sisa itu khan HARI ULANG TAHUN….!!!
Masa’ harus belajar, sih?
humor mahasiswa
JAKARTA, KOMPAS.com — Setiap tahun, Pemerintah Indonesia memberi izin untuk pembabatan 1,8 juta hektar hutan, atau sama luasnya dengan luas Pulau Bali. Tidak hanya itu, Indonesia juga memperoleh predikat negara yang paling cepat menghabiskan hutan oleh Guinness World Record.
Demikian diungkap Joko Arif, Juru Kampanye Hutan Greenpeace untuk Asia Tenggara, yang ditemui di sela aksi damai “Selamatkan Hutan” di depan Istana Merdeka, Jakarta, Senin (18/5).
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa usaha menyelamatkan hutan itu memerlukan komitmen politik. Hal tersebut dilambangkan dengan banner bergambar peta Indonesia dan bendera merah putih yang ditempelkan di semua bagian pulau. “Presiden maupun para capres seharusnya memasukkannya (perbaikan hutan) dalam komitmen politiknya jika memang mempunyai perhatian pada linglungan hidup,” kata Joko yang berdiri membelakangi banner yang diangkat 10 orang itu. Satu satunya adalah aktor Krisna Murti.
Aksi damai ini, tambahnya, hendak mendesak Presiden RI segera melakukan jeda tebang hutan Indonesia. “Sampai regulasi yang terkait kehutanan dibenahi karena selama ini terjadi timpang tindih antara Keppres dan Kepmen. Dengan demikian membuka peluang korupsi dan illegal logging,” ungkap Joko.
Kemudian ia mengungkapkan ada 3 tujuan dilakukannya jeda tebang ini, yaitu menyelamatkan masyarakat yang tinggal di hutan dan sekitarnya, melindungi air tanah, dan melindungi kualitas udara bumi. Saat ini aksi dilanjukan ke pelataran Monas untuk melakukan human banner yang bertuliskan SOS. Ada 60 orang yang diperlukan intuk membentuk huruf tersebut. “Aksi ini untuk menekankan betapa gentingnya kondisi hutan Indonesia,” pungkas Joko.

INILAH.COM, Pekanbaru - Pulau Jemur ada di wilayah Provinsi Riau. Namun dalam situs traveljournals.net dan osvaja.net, Pulau Jemur disebutkan sebagai bagian dari daerah tujuan wisata Negeri Selangor, Malaysia.
Reaksi keras pun datang dari Pemprov Riau, Senin (31/8), yang dengan tegas menyatakan bahwa Pulau Jemur adalah pulau terluar di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, yang berbatasan dengan Malaysia di Selat Malaka.
Informasi mengenai promosi pariwisata yang dimuat oleh traveljournals.net dan osvaja.net menyebutkan bahwa Pulau Jemur sebagai destinasi wisata Negara Bagian Selanggor, Malaysia.
Dalam situs traveljournals.net dicantumkan lokasi dan peta Pulau Jemur yang dikatakan masuk dalam wilayah Selangor, Malaysia. Hanya saja, tidak bisa diketahui informasi mengenai penanggung jawab laman pariwisata tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Humas Pemprov Riau Zulkarnain Kadir di Pekanbaru meluruskan informasi yang menyesatkan di laman Internet tersebut bahwa Pulau Jemur merupakan bagian Indonesia.
“Pulau itu bagian dari Kabupaten Rokan Hilir yang sudah dilengkapi dengan berbagai infrastuktur oleh pemerintah setempat. Pemerintah Riau dan Rokan Hilir juga menjadikan Pulau Jemur sebagai salah satu ikon wisata di provinsi ini. Jadi nggak benar klaim milik Malaysia tersebut,” cetus Zulkarnain.
Ia menjelaskan, Pulau Jemur berada di gugusan Kepulauan Arwah di perairan Kabupaten Rokan Hilir. Pulau tersebut merupakan pulau terluas yang mencapai 2,5 kilometer persegi.
Menurut dia, kawasan tersebut sudah lama memang dijadikan sebagai salah satu objek wisata andalan di Riau. Karena itu, klaim Pulau Jemur sebagai salah satu daerah tujuan wisata Negeri Jiran merupakan kerugian bagi Indonesia, khususnya Riau.
